Kisah yang terjadi beberapa hari di Sekolah dasar KebonMaen
( Kisah nyata dari seorang anak bernama Abdurrahman)
Kisah itu bermula dari kesibukan seorang anak kecil siswa kelas satu, yang terburu - buru memasuki ruang kelasnya. tak berapa lama tiba-tiba anak itu pun nampak berjalan dengan agak sedikit kesulitan. Terlihat dari kejauhan ia kesulitan dengan memakai celana yang berwarna merah dan berwarna putih, nampak sekali sambungan dari kedua celana itu.
Ku coba menegur dan menyapanya, kenapa kamu pakai celana " Dobel".
Lugunya anak itu tanpa ada beban, berkata :" Celana ku pendek pak".
Agak sedikit bingung dengan perkataanya. Karena kalau dilihat sekilas. celana yang berwarna merah itu memang pendek, tapi sambungannya berwarna putih itu panjang melewati lutut ( batas aurat laki-laki).
Saya pun meminta anak itu untuk membuka saja celana merahnya,karena celana putihnya sudah menutupi aurat.
Anak itu pun sambil berteriak menguatkan perkataanya " CELANA KU PENDEK SEMUA PAK!!!".
Aku masih bingung dan pertanyaan itu berlalu begitu saja.
Tiba saat jam masuk, guru kelasnya pun heran dengan celana yang di pakai anak muridnya.
Akhirnya sang guru meminta membuka celana merahnya dan meminta anak itu cukup memakai celana putihnya.
TAPIIIIII
APA YANG TERJADI....
Kami kontan tertawa sekaligus bangga....
Hahahahahahahaha
Memang betul kedua celananya pendek.
Celana merah yang ia pakai untuk menutupi bagian luar sehingga berada di atas lutut. Dan celana putih yang bagian dalam ia sengaja turunkan agar menutupi lututnya.
" Sambil berkata polos"
Mba ku lupa menyiapkan celana panjangnya, jadi aku pakai saja kedua celana pendek ini seperti disambung
Anak itu berlalu dengan bergerak kesulitan karena celana putih yang di dalam diturunkan ...
Subhanallah, Anak yang menjaga aurat dengan dua celana pendek.
Terimakasih orang tua, terimakasih guru, terimakasih semua
Mujahid mu siap menjadi generasi yang berwibawa.
Mendedikasikan diri pada dakwah anak-anak. Kegemarannya mengajar, bercerita siroh, bermain sambil belajar, semua yang berkaitan dengan anak-anak. Dakwah ini akan menjadi ujung tombak mempersiapkan generasi yang bercahaya.
Selasa, 09 Maret 2010
Minggu, 07 Maret 2010
Teater anak " Mencari Duta lingkungan"
Mencari Duta lingkungan.
Babak I :
Setting panggung : rapi, penuh pepohonan, Hijau dan asri.
( Semua pemain bernyanyi sambil membawa alat – alat menanam)
Sungguh lah senang hati ku ini
Sungguh lah riang kami disini
Semua Indah Lingkungan bersih
Kita merawat sepenuh hati.
Bekerjasama tidak sendiri
Dimulai dari diri pribadi
Jaga lingkungan agar tetap asri.
Ayolah kawan Bersihkan hati.
Reff :
Ayolah kita menanam pohon
Berlomba – lomba untuk kebaikan
Ayolah kita menanam pohon
berlomba – lomba untuk kebaikan
( Suasana sedang beraktifitas : ada yang menyiram, menanam, membaca buku, membersihkan, dll)
Nadia : Wah ...wah ...wah ...wah, Subhanallah Lingkungan kita sejuk sekali ya teman –teman.
Tsabila : Iya, pohon – pohon yang kita tanam dari kecil sekarang sudah mulai besar.
Hilmi : Ya iyalah mpo, Pohon juga makhluk hidup. Pohon yang tumbuh semakin besar itu adalah ciri-ciri makhluk hidup.
Nabila : Ya, ampuun air nya habis. Aku mau ambil air dulu untuk menyiram.
Ayyasy : Kak Nabila, sudah biar aku saja yang mengambilnya. Mana embernya?
Nabila : Ya sudah, ini embernya makasih ya ayyash.
Zaki : Hey, teman – teman kalian sadar tidak, pohon – pohon di sini semuanya sumbangan dari ayahku tau. Maklumlah, kan Ayahku Uangnya banyak.
Iyan : Wah, sombong kamu Zak, kamu ga tau kan pot–pot yang ada di sekolah kita, terus pupuk–pupuk yang datang setiap minggunya ke sekolah kita, itu siapa coba yang memberikan ?
Fahri : Sebentar – sebentar maksud kamu itu juga ayah kamu yang mengirimkan? Berarti kamu orang kaya juga dong ?
Iyan : Wess, iyan gitu lho, … semua itu dariiii ... pemerintah ... aku Cuma bantuin ngangkutin doang turun dari mobil.
Hilmi : Huu ... jangan ngomong ... kalau kaya gitu aku juga bantu ngangkutin.
Ibrahim : Yang jelas tuh, akulah yang paling hebat semua barang – barang yang kalian sebutkan tadi kan dibawanya pakai mobil aku.
Semua : Huuu ... aku yang paling banyak kok ( Saling membanggakan dirinya masing-masing )
Farhan : Sudah ... sudah semua orang ikut berjasa kok. Jangan merasa paling hebat... yang hebat itu pastinya orang yang ikhlas melakukannya.
Fauzan : ( Bawa kentongan ) Pengumuman ... pengumuman ... Sekolah kita mengadakan lomba mencari duta lingkungan. Siapa yang ingin mengikuti lomba ini segera daftar ke wali kelasnya masing – masing...
Semua : ( suasana bersaut – sautan )
Zaki : Sudah kalian ngga usah berebut mau daftar mendingan kalian mengundurkan diri aja, sudah pasti aku yang menang.
Hilmi : Eh, Zak jangan sombong ya, Ane juga berhak untuk menang. Jelas – jelas ane yang ngangkut dan nyiramin semua pohon yang ada disini.
Iyan : Wes ... wes ... sorry ya udah deh dari pada kalian berebut mau menang. Mendingan ente berdo’a aja, lomba ini pasti ane yang menang ...
Semua : Ngga bisa ... kita yang menang ...( bersautan )
Farhan : Sudah ... sudah ... , kalian ini selalu aja berantem merasa paling hebat. Allah ngga akan rela memberikan kemenangan buat orang – orang yang sombong seperti kalian.
Nabila : Fauzan, apakah lomba itu kita semua bisa ikut ...?
Fauzan : Oooo ya ... Semua orang bisa mengikutinya. Kalian semua bisa ikut.
Nadya : Tuh, dari pada kalian pada berantem yang ngga jelas kaya gini, mendingan kita segera mendaftar.
Fauzan : Ya sudah, kalian ditunggu mendafta hari ini di ruang guru...( Fauzan keluar panggung)
Zaki : Oke, siapa takut ( Sinis ) Ibrahim , Fahri ayo kita daftar, kita kalahkan mereka.
Fahri : Oooh ... sorry ya zak, ane kaga mau kelompok ente. Ane tuh mau kelompok siapa saja yang mau kerjasama, karena ane yang sering buat poster – poster mengajak orang untuk peduli kepada lingkungan. Kita adalah tim tidak boleh berpecah – pecah.
Hilmi : Udah jangan ceramah deh, Iyan kita satu kelompok. Kita akan memenangkan lomba itu ...
Iyan : Wes ...wes ...wes, yoi ayo kita daftar ( Hilmi + Iyan keluar panggung)
Ibrahim : Zak, ane dukung ente. Ayo kita juga daftar. (Zaki + Ibrahim keluar panggung)
Semua : ( resah ngomongin tingkah laku teman-temannya)
Farhan : Sudah …sudah kita akan mengikuti lomba itu juga. Demi kebaikan kita semua ...
Semua : Ya sudah lets go ...
Babak II
Rafi : ( menjadi guru ) membawa buku dan duduk dikursi menerima pendaftaran.
Semua anak bergantian mendaftar dan keluar panggung.
( kelompok Farhan )
Menjadi duta Lingkungan dambaan kita
Setiap kita kan bisa jaga lingkungan
Bekerjasama membuat lingkungan indah
Tak akan bisa jikalau berpecah belah
Reff:
Setiap kita pastilah saling membutuhkan
Setiap kita pastilah saling melengkapi.
Farhan : Hey, teman – teman kita segera memperbanyak pohon – pohon disini.
Semua : Oke ...
Farhan : Fahri, Kak Nabila dan Kak Tsabila buat poster yang mengajak orang untuk mau menanam Pohon ya ...
Fahri : Oke, sebentar aku persiapkan peralatannya ( Sambil membawa perlengkapan menulis)
Farhan : Nah, yang lain segera menanam dan membersihkan lingkungan ini
Semua : Oke ...
( Semua beraktifitas = ada back sound musik)
Zaki + Ibrahim : ( Masuk panggung gaya sombong muter – muter melihat – lihat)
Hilmi + Iyan : ( Masuk panggung dari arah berbed sombon muter-muter melihat – lihat)
Ketika mereka berpapasan mereka saling sombong.
Yang lain tetap beraktifitas.
Musik selesai semua keluar panggung.
Babak III
( Back Sound )
Fauzan : ( Pukul kentongan ) Perhatian … perhatian …, sebentar lagi wali kelas kalian akan
mengumumkan pemenang lomba menjadi duta lingkungan.
Zaki : Im, kita buktikan kepada mereka bahwa kita adalah pemenangnya
Ibrahim : Yoi, kalau ngga ada kita mana mungkin mereka bisa menanam.
Zaki : Ya iyalah, kan semua pohon yang ada disini ayah aku yang nyumbang
Hilmi : Woi, kalian jangan sombong dulu, Kalau ngga ada kita – kita yang ngangkutin semua pohon, mana mungkin pohon – pohon itu tertanam di sini.
Iyan : Wes ...wes ... wes, dengan tenaga kuat seperti kita neh. Pastinya kita yang akan menang.
Kelompok Farhan
( masuk sambil bernyanyi )
Lagu :
Menjadi duta Lingkungan dambaan kita
Setiap kita kan bisa jaga lingkungan
Bekerjasama membuat lingkungan indah
Tak akan bisa jikalau berpecah belah
Reff:
Setiap kita pastilah saling membutuhkan
Setiap kita pastilah saling melengkapi.
Fauzan : Perhatian semuanya, wali kelas kita. Bapak Rafi datang ...
Rafi : ( masuk dengan back sound kedatangan) Sambil melambai – lambai seperti artis.
Semua : memperhatikan kedatangan Rafi.
Rafi : Berdasarkan Rapat guru, maka saya mengumumkan pemenangnya ...
Pemenangnya adalah :
1. Duta Pohon : Zaki dan Ibrahim
Zaki : Tuuh kan, kita yang menang. Kalian ngga usah sedih gitu ya ...
Ibrahim : Wei menang wei ...
Rafi : Sebentar, masih ada lagi :
2. Duta pekerja keras : Hilmi dan Iyan
Iyan : Wes ... wes... wes... yoi …yoi … kita juga menang, jangan sok tau kalian
Hilmi : Betul, yan begini – begini tenaga kita dibutuhkan, dan menang deh ...
Rafi : Sebentar, masih ada lagi.
Semua : (Saling melihat lihat keheranan).
Rafi : 3 Duta Tanam : Kelompok Farhan dan teman – teman.
Kelompok Farhan : Horee ....kita juga menang ... hore ...
Zaki : Pak ..guru ... ini ngga mungkin kenapa semuanya menang ...
Hilmi : Iya pak, masa lomba semuanya menang, aneh ...
Farhan : Sudahlah kalian jangan merasa paling hebat terus.
Nabila : Iya, setiap kita berhak menjadi duta.
Nadia : Betul karena semua orang adalah duta lingkungan
Farhan : Setiap orang yang peduli terhadap lingkungan maka dia adalah duta lingkungan, setuju ...
Semua : Setuju ...
Zaki : Betul juga ya...
Iyan : Benar juga setia kita saling melengkapi...
Hilmi : Ya sudah, ayo kita lanjutkan pekerjaan kita bersama – sama
Farhan : Oke, ayo kita selamatkan lingkungan dengan menanam ...
Sungguh lah senang hati ku ini
Sungguh lah riang kami disini
Semua Indah Lingkungan bersih
Kita merawat sepenuh hati.
Bekerjasama tidak sendiri
Dimulai dari diri pribadi
Jaga lingkungan agar tetap asri.
Ayolah kawan Bersihkan hati.
Reff :
Ayolah kita menanam pohon
Berlomba – lomba untuk kebaikan
Ayolah kita menanam pohon
berlomba – lomba untuk kebaikan
Babak I :
Setting panggung : rapi, penuh pepohonan, Hijau dan asri.
( Semua pemain bernyanyi sambil membawa alat – alat menanam)
Sungguh lah senang hati ku ini
Sungguh lah riang kami disini
Semua Indah Lingkungan bersih
Kita merawat sepenuh hati.
Bekerjasama tidak sendiri
Dimulai dari diri pribadi
Jaga lingkungan agar tetap asri.
Ayolah kawan Bersihkan hati.
Reff :
Ayolah kita menanam pohon
Berlomba – lomba untuk kebaikan
Ayolah kita menanam pohon
berlomba – lomba untuk kebaikan
( Suasana sedang beraktifitas : ada yang menyiram, menanam, membaca buku, membersihkan, dll)
Nadia : Wah ...wah ...wah ...wah, Subhanallah Lingkungan kita sejuk sekali ya teman –teman.
Tsabila : Iya, pohon – pohon yang kita tanam dari kecil sekarang sudah mulai besar.
Hilmi : Ya iyalah mpo, Pohon juga makhluk hidup. Pohon yang tumbuh semakin besar itu adalah ciri-ciri makhluk hidup.
Nabila : Ya, ampuun air nya habis. Aku mau ambil air dulu untuk menyiram.
Ayyasy : Kak Nabila, sudah biar aku saja yang mengambilnya. Mana embernya?
Nabila : Ya sudah, ini embernya makasih ya ayyash.
Zaki : Hey, teman – teman kalian sadar tidak, pohon – pohon di sini semuanya sumbangan dari ayahku tau. Maklumlah, kan Ayahku Uangnya banyak.
Iyan : Wah, sombong kamu Zak, kamu ga tau kan pot–pot yang ada di sekolah kita, terus pupuk–pupuk yang datang setiap minggunya ke sekolah kita, itu siapa coba yang memberikan ?
Fahri : Sebentar – sebentar maksud kamu itu juga ayah kamu yang mengirimkan? Berarti kamu orang kaya juga dong ?
Iyan : Wess, iyan gitu lho, … semua itu dariiii ... pemerintah ... aku Cuma bantuin ngangkutin doang turun dari mobil.
Hilmi : Huu ... jangan ngomong ... kalau kaya gitu aku juga bantu ngangkutin.
Ibrahim : Yang jelas tuh, akulah yang paling hebat semua barang – barang yang kalian sebutkan tadi kan dibawanya pakai mobil aku.
Semua : Huuu ... aku yang paling banyak kok ( Saling membanggakan dirinya masing-masing )
Farhan : Sudah ... sudah semua orang ikut berjasa kok. Jangan merasa paling hebat... yang hebat itu pastinya orang yang ikhlas melakukannya.
Fauzan : ( Bawa kentongan ) Pengumuman ... pengumuman ... Sekolah kita mengadakan lomba mencari duta lingkungan. Siapa yang ingin mengikuti lomba ini segera daftar ke wali kelasnya masing – masing...
Semua : ( suasana bersaut – sautan )
Zaki : Sudah kalian ngga usah berebut mau daftar mendingan kalian mengundurkan diri aja, sudah pasti aku yang menang.
Hilmi : Eh, Zak jangan sombong ya, Ane juga berhak untuk menang. Jelas – jelas ane yang ngangkut dan nyiramin semua pohon yang ada disini.
Iyan : Wes ... wes ... sorry ya udah deh dari pada kalian berebut mau menang. Mendingan ente berdo’a aja, lomba ini pasti ane yang menang ...
Semua : Ngga bisa ... kita yang menang ...( bersautan )
Farhan : Sudah ... sudah ... , kalian ini selalu aja berantem merasa paling hebat. Allah ngga akan rela memberikan kemenangan buat orang – orang yang sombong seperti kalian.
Nabila : Fauzan, apakah lomba itu kita semua bisa ikut ...?
Fauzan : Oooo ya ... Semua orang bisa mengikutinya. Kalian semua bisa ikut.
Nadya : Tuh, dari pada kalian pada berantem yang ngga jelas kaya gini, mendingan kita segera mendaftar.
Fauzan : Ya sudah, kalian ditunggu mendafta hari ini di ruang guru...( Fauzan keluar panggung)
Zaki : Oke, siapa takut ( Sinis ) Ibrahim , Fahri ayo kita daftar, kita kalahkan mereka.
Fahri : Oooh ... sorry ya zak, ane kaga mau kelompok ente. Ane tuh mau kelompok siapa saja yang mau kerjasama, karena ane yang sering buat poster – poster mengajak orang untuk peduli kepada lingkungan. Kita adalah tim tidak boleh berpecah – pecah.
Hilmi : Udah jangan ceramah deh, Iyan kita satu kelompok. Kita akan memenangkan lomba itu ...
Iyan : Wes ...wes ...wes, yoi ayo kita daftar ( Hilmi + Iyan keluar panggung)
Ibrahim : Zak, ane dukung ente. Ayo kita juga daftar. (Zaki + Ibrahim keluar panggung)
Semua : ( resah ngomongin tingkah laku teman-temannya)
Farhan : Sudah …sudah kita akan mengikuti lomba itu juga. Demi kebaikan kita semua ...
Semua : Ya sudah lets go ...
Babak II
Rafi : ( menjadi guru ) membawa buku dan duduk dikursi menerima pendaftaran.
Semua anak bergantian mendaftar dan keluar panggung.
( kelompok Farhan )
Menjadi duta Lingkungan dambaan kita
Setiap kita kan bisa jaga lingkungan
Bekerjasama membuat lingkungan indah
Tak akan bisa jikalau berpecah belah
Reff:
Setiap kita pastilah saling membutuhkan
Setiap kita pastilah saling melengkapi.
Farhan : Hey, teman – teman kita segera memperbanyak pohon – pohon disini.
Semua : Oke ...
Farhan : Fahri, Kak Nabila dan Kak Tsabila buat poster yang mengajak orang untuk mau menanam Pohon ya ...
Fahri : Oke, sebentar aku persiapkan peralatannya ( Sambil membawa perlengkapan menulis)
Farhan : Nah, yang lain segera menanam dan membersihkan lingkungan ini
Semua : Oke ...
( Semua beraktifitas = ada back sound musik)
Zaki + Ibrahim : ( Masuk panggung gaya sombong muter – muter melihat – lihat)
Hilmi + Iyan : ( Masuk panggung dari arah berbed sombon muter-muter melihat – lihat)
Ketika mereka berpapasan mereka saling sombong.
Yang lain tetap beraktifitas.
Musik selesai semua keluar panggung.
Babak III
( Back Sound )
Fauzan : ( Pukul kentongan ) Perhatian … perhatian …, sebentar lagi wali kelas kalian akan
mengumumkan pemenang lomba menjadi duta lingkungan.
Zaki : Im, kita buktikan kepada mereka bahwa kita adalah pemenangnya
Ibrahim : Yoi, kalau ngga ada kita mana mungkin mereka bisa menanam.
Zaki : Ya iyalah, kan semua pohon yang ada disini ayah aku yang nyumbang
Hilmi : Woi, kalian jangan sombong dulu, Kalau ngga ada kita – kita yang ngangkutin semua pohon, mana mungkin pohon – pohon itu tertanam di sini.
Iyan : Wes ...wes ... wes, dengan tenaga kuat seperti kita neh. Pastinya kita yang akan menang.
Kelompok Farhan
( masuk sambil bernyanyi )
Lagu :
Menjadi duta Lingkungan dambaan kita
Setiap kita kan bisa jaga lingkungan
Bekerjasama membuat lingkungan indah
Tak akan bisa jikalau berpecah belah
Reff:
Setiap kita pastilah saling membutuhkan
Setiap kita pastilah saling melengkapi.
Fauzan : Perhatian semuanya, wali kelas kita. Bapak Rafi datang ...
Rafi : ( masuk dengan back sound kedatangan) Sambil melambai – lambai seperti artis.
Semua : memperhatikan kedatangan Rafi.
Rafi : Berdasarkan Rapat guru, maka saya mengumumkan pemenangnya ...
Pemenangnya adalah :
1. Duta Pohon : Zaki dan Ibrahim
Zaki : Tuuh kan, kita yang menang. Kalian ngga usah sedih gitu ya ...
Ibrahim : Wei menang wei ...
Rafi : Sebentar, masih ada lagi :
2. Duta pekerja keras : Hilmi dan Iyan
Iyan : Wes ... wes... wes... yoi …yoi … kita juga menang, jangan sok tau kalian
Hilmi : Betul, yan begini – begini tenaga kita dibutuhkan, dan menang deh ...
Rafi : Sebentar, masih ada lagi.
Semua : (Saling melihat lihat keheranan).
Rafi : 3 Duta Tanam : Kelompok Farhan dan teman – teman.
Kelompok Farhan : Horee ....kita juga menang ... hore ...
Zaki : Pak ..guru ... ini ngga mungkin kenapa semuanya menang ...
Hilmi : Iya pak, masa lomba semuanya menang, aneh ...
Farhan : Sudahlah kalian jangan merasa paling hebat terus.
Nabila : Iya, setiap kita berhak menjadi duta.
Nadia : Betul karena semua orang adalah duta lingkungan
Farhan : Setiap orang yang peduli terhadap lingkungan maka dia adalah duta lingkungan, setuju ...
Semua : Setuju ...
Zaki : Betul juga ya...
Iyan : Benar juga setia kita saling melengkapi...
Hilmi : Ya sudah, ayo kita lanjutkan pekerjaan kita bersama – sama
Farhan : Oke, ayo kita selamatkan lingkungan dengan menanam ...
Sungguh lah senang hati ku ini
Sungguh lah riang kami disini
Semua Indah Lingkungan bersih
Kita merawat sepenuh hati.
Bekerjasama tidak sendiri
Dimulai dari diri pribadi
Jaga lingkungan agar tetap asri.
Ayolah kawan Bersihkan hati.
Reff :
Ayolah kita menanam pohon
Berlomba – lomba untuk kebaikan
Ayolah kita menanam pohon
berlomba – lomba untuk kebaikan
Teater anak " Mari menanam"
Babak I
Lagu :
Marilah teman –teman kita jaga
Lingkungan kita agar bersih dan indah
Dimulai dari niat usaha kita
Menanam pohon dimana mana.
Lihat dan perhatikan apa yang terjadi.
Banyak pohon yang hilang tanpa penuh arti
Biasakan diri tanpa basa basi
Selamatkanlah Dunia kita.
Reff :
Ayo teman – teman
Hijaukan lingkungan
Dengan banyak menanam pepohonan
Ayo teman – teman
Hijaukan lingkungan
Banyak pohon udara jadi segar
Ei …ei menjadi segar …
Ruangan : Lapangan tandus
( Sekelompok anak yang sedang menghias pot, ada yang memberikan nama, mengecat, memberi tanda, membaca buku cara menanam menggunakan pot. Membuat papan pengumuman, poster tentang pentingnya menanam,dll)
Narator Faiz: ( Musik latar, 15 tel dari musik latar narator ) Di Sebuah desa sekelompok anak sedang asyik menghias pot sebagai kepedulian mereka menjaga lingkungan . Terus aku ngapain …O … iya aku mau ikutan ah …!
Zahra : ( sambil berdiri melihat dari segala arah)Wow… Wow…wow …wow. Sudah jadi … sudah jadi asyik … asyik sudah jadi … yes … yes. Inilah Pot hasil karyaku, akan aku tanam pohon yang aku suka … ( Semua anak terheran – heran dengan gayanya )
Lintang : Hebat kamu cuy, aku juga sebentar lagi jadi neh !
Zahra : Hei, teman – teman apakah kalian semua sudah selesai hasilnya…
Rara : Sedikit lagi … aku tinggal memberi warna kok …!
Zuhro : Alhamdulillah, Kalau semua sudah selesai di kumpul di sini ya …!
Sarah : ( Puisi ) Pot ku yang cantik …sederhana bentuknya namun indah. Mudah –
mudahan berfaedah … untuk desaku yang penuh berkah. Ini Pot aku ya iyalah ..
Zahra : Duh ile … Sarah, keren juga tuh puisinya … Dapet dari mana tuh puisi ?
Andien : Hei, Zahra kaya ngga tau aja …! Sarah tuh sudah ngga sabar mau menanam
pohon di Pot hasil karyanya…
Semua : ( bergantian ) Aku juga … aku juga … aku juga …
Nyanyi :
Reff : ( Sambil menyusun Pot dan menanam pohon)
Ayo teman – teman
Hijaukan lingkungan
Dengan banyak menanam pepohonan
Ayo teman – teman
Hijaukan lingkungan
Banyak pohon udara jadi segar
Ei …ei menjadi segar …
Babak II
Narator Faiz kls 2 : Di tempat yang lain ada sebuah kejadian yang sungguh aneh, ya
sudah aku mau angkat jemuran dulu ya … selamat menyaksikan !
Nadien : ( berpantomim, masuk panggung sambil bergaya kesal membawa
Tanaman. Karena ia dipaksa oleh orang tuanya ikut menanam ).
“ Hari Gene … nanam pohon, duh kaya ngga ada kerjaan aja.
Muhammad : ( Masuk Panggung membawa bola sambil bergaya marah – marah )
Huuu dasar pelit, awas nanti kurusakin semua tanamannya.
Nadien : Woi penonton, masa orang keren kaya gini disuruh nanam pohon. Terus
muka aq mau taruh dimana ? ( Gaya sombong )
Muhammad : ( kesal sambil banting bola ), Masa … kita sudah biasa main bola
dilapangan rumput, eh … dadak – dadak kita diusir. ( terus bergaya kesal)
Nadien : Woi, Muhammad lagi kesel juga kamu …
Muhammad : iya nih, aku kesel sama teman – teman di sana.
Nadien : Sama, aku juga kesel. Masa aku di suruh – suruh nanam pohon, ngga ada kerjaan
laen apa?
Muhammad : Wah, pantesan lapangan Bola itu sudah tidak bisa dipakai lagi. Pasti mau
ditanam pohon.
Nadien : Ya iyalah, ini buktinya aku di suruh mama menanam pohon di lapangan itu …iih
ngga level deh …
Miqdad : ( Bawa bibit pohon banyak) Woi, Bantuin kita dong …
Ayyash : Iye, bantuin kita dong malah pada ngobrol disitu …
Nadien : Yah, tuh kan ada lagi orang yang kurang kerjaan .. pake bawa – bawa banyak
pohon lagi …
Muhammad : Hei, ngapain kalian bawa – bawa pohon banyak kaya gitu mau nanam juga.
Ayyash : ( Tertawa ) Sorry ye, ini tanaman kita curi dari mereka tau …
Miqdad : Iya, ini kita curi. Supaya mereka tidak menanam di lapangan …
Ayyash : Betul, supaya kita bebas maen bola ngga ada halangan iya ngga coy
( menghadap miqdad mengajak TOS )
Muhammad : Wah, bagus deh ya sudah ayo kita sembunyikan saja pohonan itu.
Nadien : Ayo kita sembunyikan …
( Semua bergerak menyembunyikan bibit pohon yang mereka bawa )
Rizal : Woi, Kalian ngapain di situ …
Miqdad : Rizal, diam kamu, pergi sana … :
Rizal : ( Diam saja sambil memperhatikan mereka )
Ayyash : Rizal pergi sana …( Sambil mengejar )
Rizal : Lari keluar.
( Semua berlari keluar berusaha menyembunyikan)
Babak III :
Lagu :
Bermain bersama sama
Bekerja bersama sama
Kerja bakti
Gotong royong
Hijaukan kampung kita ( 2x )
Ha e ha eyo ha e ha eyo menanam pohon sekarang juga.
Ha e ha eyo ha e ha eyo menyelamatkan lingkungan kita. ( 2x)
( Semua anak menanam pohon, menyiram dan memberikan pupuk ).
Rara : Astaghfirullahal adzim … gawat nih teman - teman
Andien : Apa yang gawat Ra ?
Rara : bibit-bibit pohon yang mau kita tanam kok hilang ?
Zahra : Ya, Ampun Rara … kenapa bisa hilang
( Semua bingung saling memandang )
Rizal : ( datang nafas tersengal –sengal ). Gawat … gawat … gawat …
Sarah : ini lagi datang – datang bukannya mengatasi masalah eh malah nambah masalah.
Lintang : Iya nih, hei cuy gawat apaan lagi ...
Rizal : Bibit tanaman kita di curi oleh teman – teman kita.
Muthia : Apa di curi …?
Sarah : Kurang ajar mereka, awas nanti kalau ketemu …
Zuhro : Sudah … sudah jangan terbawa emosi . kita lanjutkan saja dulu menanam kita .
Andien : Iya, nanti kalau sudah selesai kita akan bicara kepada mereka .
Lagu :
Bermain bersama sama
Bekerja bersama sama
Kerja bakti
Gotong royong
Hijaukan kampung kita ( 2x )
Ha e ha eyo ha e ha eyo menanam pohon sekarang juga.
Ha e ha eyo ha e ha eyo menyelamatkan lingkungan kita. ( 2x)
Ayas : Tolong … tolong … tolong, teman – teman tolong …
Zahra : Ada apa yass …?
Ayas : Teman-teman kita semuanya terkena musibah.
Lintang : Mereka terkena musibah apa ?
Ayas : Muhammad dan Miqdad cidera karena maen bola. Dan Nadien, mukanya
berdarah terkena bola …
( Semua terheran – heran , tertawa secara bersama – sama )
Sarah : Huuh … rasakan akibatnya, itu akibatnya kalau mencuri
Andien : Iya, ngga usah di tolong biarin aja …
Zuhro : Astaghfirullah, kalian ingat firman Allah “Tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan takwa dan janganlah tolong menolong dalam keburukan”
Semua : o … iya …
Faiz : Ya sudah kalian semua bergegas menuju kelokasi. Aku akan panggil Dokter.
( Semua keluar panggung )
Babak IV
( Suasana Rumah seorang dokter, ada meja, kursi dan gantungan baju)
Hamzah : (Datang membawa tas dan alat-alat dokter menuju kursi duduk, saat duduk sambil membaca Koran dan minum )
Hamzah : Masya Allah, Setiap hari ada saja Hutan di tebang. Apa jadinya Lingkungan kita ?
Faiz : Assalamu’alaikum
Hamzah : Wa’alaikum salam wr.wb.
Faiz : Pak …pak tolong pak …
Hamzah : Maaf, apa yang mesti saya tolong.
Faiz : Teman saya kecelakaan
Hamzah : O …gitu … baiklah saya akan menuju kesana
Faiz : Makasih ya pak … bapak ganteng deh …
Hamzah : Kamu bisa aja …, ayo kita menuju lokasi …
Faiz : baik pak …
( mereka menuju ke lokasi )
Babak V
Suasana duka karena terserang penyakit. ( Musik sendu )
Muhammad : Nadien, Alhamdulillah ya kita sudah sembuh
Nadien : Iya, Muhammad. Tapi aku mengeluarkan uang yang banyak untuk
berobat di rumah sakit.
Muhammad : Iya, aku juga …
Nadien : Bagaimana nasib teman kita miqdad, ia tidak punya uang untuk berobat.
Muhammad : Iya, gimana aku sudah kehabisan uang
Nadien : Duuh …Nasib …nasib …
Sekelompok anak baik datang mendekati mereka berdua.
Sarah : Hei, kalian sudah sembuh …
Nadien : Iya, Alhamdulillah
Sarah : ( Sinis ) syukur deh.
Zahra : Huus… sarah … ga boleh gitu. Kamu ngga ingat nasihat zuhro?
Sarah : habis aku kesal sama mereka
Andien : Sudah … sudah, setiap orang pasti pernah salah.
Lintang : Yoi …cuy …, yang penting sekarang jangan mengulangi lagi kesalahan.
Muhammad : Iya deh aku ngaku salah, soalnya kalian mau menanam pohon ditempat kita
bermain bola. Jadi kami khawatir ngga bisa main bola lagi.
Zahra : Ya, ampun Muhammad … Olah raga juga penting. Kita hanya ingin lingkungan
kita banyak pohonnya tau …
Rara : Semakin banyak pohon, semakin banyak oksigen yang bisa kita hirup …
Nadien : Iya kalian betul, aku juga salah aku ngga nurut kata mama. Padahal aku disuruh
menanam bersama kalian.
Rara : ya sudah kalian kami maafkan …
Zahra : iya, kebetulan kami telah mengumpulkan uang
Zuhro : Iya uang ini akan kita pakai untuk membantu biaya rumah sakit miqdad.
(Miqdad, hamzah dan Faiz datang) : Assalamu’alaikum
Semua : Waalaikum salam wr.wb.
Semua : Miqdad !!! Pak Dokter !!!
Faiz : Sebentar, kok aku ngga kalian sebut sih ?
Nadien : O ..iya … hallo Faiz apa kabar …?
Hamzah : Sudah … sudah … Alhamdulillah teman kalian sudah sembuh juga.
Muthia : Terima kasih ya pak dokter ( agak centil )
Zahra : Lalu, biaya pengobatannya gimana dok ?
Hamzah : Sudah ada yang menanggung biayanya.
Semua : Siapa Dok ?
Ayyash : ( Sambil berlari) … Pak dokter … maaf … boleh saya minta uang saya
dikembalikan.
Hamzah : Lho, kenapa kan sudah kamu amalkan untuk berobat miqdad.
Ayyash : ema saya belum lunas kriditan panci …
Semua : ( tertawa ) huuu ayyash uang kridit panci buat amal …
Ayyash : ya, maaf deh …
Zahra : Sudah … ini ayyash kami berikan uangnya kamu bisa pakai untuk
melunasi panci ema kamu.
Zahra : Oke, teman – teman kita harus menjaga lingkungan kita
Sarah : Agar udara segar dan sehat
Andien : menanam pohon dengan semangat
Lintang : Oke cuy, ajak teman terdekat.
Semua : Lets go
Nyanyi :
Lagu :
Marilah teman –teman kita jaga
Lingkungan kita agar bersih dan indah
Dimulai dari niat usaha kita
Menanam pohon dimana mana.
Lihat dan perhatikan apa yang terjadi.
Banyak pohon yang hilang tanpa penuh arti
Biasakan diri tanpa basa basi
Selamatkanlah Dunia kita.
Reff :
Ayo teman – teman
Hijaukan lingkungan
Dengan banyak menanam pepohonan
Ayo teman – teman
Hijaukan lingkungan
Banyak pohon udara jadi segar
Ei …ei menjadi segar …
Lagu :
Marilah teman –teman kita jaga
Lingkungan kita agar bersih dan indah
Dimulai dari niat usaha kita
Menanam pohon dimana mana.
Lihat dan perhatikan apa yang terjadi.
Banyak pohon yang hilang tanpa penuh arti
Biasakan diri tanpa basa basi
Selamatkanlah Dunia kita.
Reff :
Ayo teman – teman
Hijaukan lingkungan
Dengan banyak menanam pepohonan
Ayo teman – teman
Hijaukan lingkungan
Banyak pohon udara jadi segar
Ei …ei menjadi segar …
Ruangan : Lapangan tandus
( Sekelompok anak yang sedang menghias pot, ada yang memberikan nama, mengecat, memberi tanda, membaca buku cara menanam menggunakan pot. Membuat papan pengumuman, poster tentang pentingnya menanam,dll)
Narator Faiz: ( Musik latar, 15 tel dari musik latar narator ) Di Sebuah desa sekelompok anak sedang asyik menghias pot sebagai kepedulian mereka menjaga lingkungan . Terus aku ngapain …O … iya aku mau ikutan ah …!
Zahra : ( sambil berdiri melihat dari segala arah)Wow… Wow…wow …wow. Sudah jadi … sudah jadi asyik … asyik sudah jadi … yes … yes. Inilah Pot hasil karyaku, akan aku tanam pohon yang aku suka … ( Semua anak terheran – heran dengan gayanya )
Lintang : Hebat kamu cuy, aku juga sebentar lagi jadi neh !
Zahra : Hei, teman – teman apakah kalian semua sudah selesai hasilnya…
Rara : Sedikit lagi … aku tinggal memberi warna kok …!
Zuhro : Alhamdulillah, Kalau semua sudah selesai di kumpul di sini ya …!
Sarah : ( Puisi ) Pot ku yang cantik …sederhana bentuknya namun indah. Mudah –
mudahan berfaedah … untuk desaku yang penuh berkah. Ini Pot aku ya iyalah ..
Zahra : Duh ile … Sarah, keren juga tuh puisinya … Dapet dari mana tuh puisi ?
Andien : Hei, Zahra kaya ngga tau aja …! Sarah tuh sudah ngga sabar mau menanam
pohon di Pot hasil karyanya…
Semua : ( bergantian ) Aku juga … aku juga … aku juga …
Nyanyi :
Reff : ( Sambil menyusun Pot dan menanam pohon)
Ayo teman – teman
Hijaukan lingkungan
Dengan banyak menanam pepohonan
Ayo teman – teman
Hijaukan lingkungan
Banyak pohon udara jadi segar
Ei …ei menjadi segar …
Babak II
Narator Faiz kls 2 : Di tempat yang lain ada sebuah kejadian yang sungguh aneh, ya
sudah aku mau angkat jemuran dulu ya … selamat menyaksikan !
Nadien : ( berpantomim, masuk panggung sambil bergaya kesal membawa
Tanaman. Karena ia dipaksa oleh orang tuanya ikut menanam ).
“ Hari Gene … nanam pohon, duh kaya ngga ada kerjaan aja.
Muhammad : ( Masuk Panggung membawa bola sambil bergaya marah – marah )
Huuu dasar pelit, awas nanti kurusakin semua tanamannya.
Nadien : Woi penonton, masa orang keren kaya gini disuruh nanam pohon. Terus
muka aq mau taruh dimana ? ( Gaya sombong )
Muhammad : ( kesal sambil banting bola ), Masa … kita sudah biasa main bola
dilapangan rumput, eh … dadak – dadak kita diusir. ( terus bergaya kesal)
Nadien : Woi, Muhammad lagi kesel juga kamu …
Muhammad : iya nih, aku kesel sama teman – teman di sana.
Nadien : Sama, aku juga kesel. Masa aku di suruh – suruh nanam pohon, ngga ada kerjaan
laen apa?
Muhammad : Wah, pantesan lapangan Bola itu sudah tidak bisa dipakai lagi. Pasti mau
ditanam pohon.
Nadien : Ya iyalah, ini buktinya aku di suruh mama menanam pohon di lapangan itu …iih
ngga level deh …
Miqdad : ( Bawa bibit pohon banyak) Woi, Bantuin kita dong …
Ayyash : Iye, bantuin kita dong malah pada ngobrol disitu …
Nadien : Yah, tuh kan ada lagi orang yang kurang kerjaan .. pake bawa – bawa banyak
pohon lagi …
Muhammad : Hei, ngapain kalian bawa – bawa pohon banyak kaya gitu mau nanam juga.
Ayyash : ( Tertawa ) Sorry ye, ini tanaman kita curi dari mereka tau …
Miqdad : Iya, ini kita curi. Supaya mereka tidak menanam di lapangan …
Ayyash : Betul, supaya kita bebas maen bola ngga ada halangan iya ngga coy
( menghadap miqdad mengajak TOS )
Muhammad : Wah, bagus deh ya sudah ayo kita sembunyikan saja pohonan itu.
Nadien : Ayo kita sembunyikan …
( Semua bergerak menyembunyikan bibit pohon yang mereka bawa )
Rizal : Woi, Kalian ngapain di situ …
Miqdad : Rizal, diam kamu, pergi sana … :
Rizal : ( Diam saja sambil memperhatikan mereka )
Ayyash : Rizal pergi sana …( Sambil mengejar )
Rizal : Lari keluar.
( Semua berlari keluar berusaha menyembunyikan)
Babak III :
Lagu :
Bermain bersama sama
Bekerja bersama sama
Kerja bakti
Gotong royong
Hijaukan kampung kita ( 2x )
Ha e ha eyo ha e ha eyo menanam pohon sekarang juga.
Ha e ha eyo ha e ha eyo menyelamatkan lingkungan kita. ( 2x)
( Semua anak menanam pohon, menyiram dan memberikan pupuk ).
Rara : Astaghfirullahal adzim … gawat nih teman - teman
Andien : Apa yang gawat Ra ?
Rara : bibit-bibit pohon yang mau kita tanam kok hilang ?
Zahra : Ya, Ampun Rara … kenapa bisa hilang
( Semua bingung saling memandang )
Rizal : ( datang nafas tersengal –sengal ). Gawat … gawat … gawat …
Sarah : ini lagi datang – datang bukannya mengatasi masalah eh malah nambah masalah.
Lintang : Iya nih, hei cuy gawat apaan lagi ...
Rizal : Bibit tanaman kita di curi oleh teman – teman kita.
Muthia : Apa di curi …?
Sarah : Kurang ajar mereka, awas nanti kalau ketemu …
Zuhro : Sudah … sudah jangan terbawa emosi . kita lanjutkan saja dulu menanam kita .
Andien : Iya, nanti kalau sudah selesai kita akan bicara kepada mereka .
Lagu :
Bermain bersama sama
Bekerja bersama sama
Kerja bakti
Gotong royong
Hijaukan kampung kita ( 2x )
Ha e ha eyo ha e ha eyo menanam pohon sekarang juga.
Ha e ha eyo ha e ha eyo menyelamatkan lingkungan kita. ( 2x)
Ayas : Tolong … tolong … tolong, teman – teman tolong …
Zahra : Ada apa yass …?
Ayas : Teman-teman kita semuanya terkena musibah.
Lintang : Mereka terkena musibah apa ?
Ayas : Muhammad dan Miqdad cidera karena maen bola. Dan Nadien, mukanya
berdarah terkena bola …
( Semua terheran – heran , tertawa secara bersama – sama )
Sarah : Huuh … rasakan akibatnya, itu akibatnya kalau mencuri
Andien : Iya, ngga usah di tolong biarin aja …
Zuhro : Astaghfirullah, kalian ingat firman Allah “Tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan takwa dan janganlah tolong menolong dalam keburukan”
Semua : o … iya …
Faiz : Ya sudah kalian semua bergegas menuju kelokasi. Aku akan panggil Dokter.
( Semua keluar panggung )
Babak IV
( Suasana Rumah seorang dokter, ada meja, kursi dan gantungan baju)
Hamzah : (Datang membawa tas dan alat-alat dokter menuju kursi duduk, saat duduk sambil membaca Koran dan minum )
Hamzah : Masya Allah, Setiap hari ada saja Hutan di tebang. Apa jadinya Lingkungan kita ?
Faiz : Assalamu’alaikum
Hamzah : Wa’alaikum salam wr.wb.
Faiz : Pak …pak tolong pak …
Hamzah : Maaf, apa yang mesti saya tolong.
Faiz : Teman saya kecelakaan
Hamzah : O …gitu … baiklah saya akan menuju kesana
Faiz : Makasih ya pak … bapak ganteng deh …
Hamzah : Kamu bisa aja …, ayo kita menuju lokasi …
Faiz : baik pak …
( mereka menuju ke lokasi )
Babak V
Suasana duka karena terserang penyakit. ( Musik sendu )
Muhammad : Nadien, Alhamdulillah ya kita sudah sembuh
Nadien : Iya, Muhammad. Tapi aku mengeluarkan uang yang banyak untuk
berobat di rumah sakit.
Muhammad : Iya, aku juga …
Nadien : Bagaimana nasib teman kita miqdad, ia tidak punya uang untuk berobat.
Muhammad : Iya, gimana aku sudah kehabisan uang
Nadien : Duuh …Nasib …nasib …
Sekelompok anak baik datang mendekati mereka berdua.
Sarah : Hei, kalian sudah sembuh …
Nadien : Iya, Alhamdulillah
Sarah : ( Sinis ) syukur deh.
Zahra : Huus… sarah … ga boleh gitu. Kamu ngga ingat nasihat zuhro?
Sarah : habis aku kesal sama mereka
Andien : Sudah … sudah, setiap orang pasti pernah salah.
Lintang : Yoi …cuy …, yang penting sekarang jangan mengulangi lagi kesalahan.
Muhammad : Iya deh aku ngaku salah, soalnya kalian mau menanam pohon ditempat kita
bermain bola. Jadi kami khawatir ngga bisa main bola lagi.
Zahra : Ya, ampun Muhammad … Olah raga juga penting. Kita hanya ingin lingkungan
kita banyak pohonnya tau …
Rara : Semakin banyak pohon, semakin banyak oksigen yang bisa kita hirup …
Nadien : Iya kalian betul, aku juga salah aku ngga nurut kata mama. Padahal aku disuruh
menanam bersama kalian.
Rara : ya sudah kalian kami maafkan …
Zahra : iya, kebetulan kami telah mengumpulkan uang
Zuhro : Iya uang ini akan kita pakai untuk membantu biaya rumah sakit miqdad.
(Miqdad, hamzah dan Faiz datang) : Assalamu’alaikum
Semua : Waalaikum salam wr.wb.
Semua : Miqdad !!! Pak Dokter !!!
Faiz : Sebentar, kok aku ngga kalian sebut sih ?
Nadien : O ..iya … hallo Faiz apa kabar …?
Hamzah : Sudah … sudah … Alhamdulillah teman kalian sudah sembuh juga.
Muthia : Terima kasih ya pak dokter ( agak centil )
Zahra : Lalu, biaya pengobatannya gimana dok ?
Hamzah : Sudah ada yang menanggung biayanya.
Semua : Siapa Dok ?
Ayyash : ( Sambil berlari) … Pak dokter … maaf … boleh saya minta uang saya
dikembalikan.
Hamzah : Lho, kenapa kan sudah kamu amalkan untuk berobat miqdad.
Ayyash : ema saya belum lunas kriditan panci …
Semua : ( tertawa ) huuu ayyash uang kridit panci buat amal …
Ayyash : ya, maaf deh …
Zahra : Sudah … ini ayyash kami berikan uangnya kamu bisa pakai untuk
melunasi panci ema kamu.
Zahra : Oke, teman – teman kita harus menjaga lingkungan kita
Sarah : Agar udara segar dan sehat
Andien : menanam pohon dengan semangat
Lintang : Oke cuy, ajak teman terdekat.
Semua : Lets go
Nyanyi :
Lagu :
Marilah teman –teman kita jaga
Lingkungan kita agar bersih dan indah
Dimulai dari niat usaha kita
Menanam pohon dimana mana.
Lihat dan perhatikan apa yang terjadi.
Banyak pohon yang hilang tanpa penuh arti
Biasakan diri tanpa basa basi
Selamatkanlah Dunia kita.
Reff :
Ayo teman – teman
Hijaukan lingkungan
Dengan banyak menanam pepohonan
Ayo teman – teman
Hijaukan lingkungan
Banyak pohon udara jadi segar
Ei …ei menjadi segar …
Teater anak " Kain Sarung"
TEATER ANAK
Ilustrasi :
Icon : kain Sarung
Seragam : Pakaian tidur ( Piyama )
Tema : Sarungku sayang sarung ku malang
Akhlak : Peduli dan rapi
Tim A. : sekelompok anak yang mengerti atas manfaat sarung dan merawatnya
Tim B. : Anak – anak yang menggunakan sarung asal-asalan dan memakai saat butuh saja
Babak I :
( kerai panggung dibuka )
Anak2 tim A sudah berada di atas panggung dan tertutup dengan sarung. Lalu bernyanyi dengan riang
KAIN SARUNG
Ada sebuah cerita
Tentang sebuah benda
Dimiliki banyak orang
Dari kecil hingga manula
Orang miskin sampai kaya
Laki-laki dan wanita
Sampai di seluruh dunia
benda apa namanya?
Kain sarung berwarna – warni
Selalu bermanfaat sampai kini 2X
Coba lihatlah kain sarung ini
Sederhana tapi banyak manfaat 2X
, pada saat bernyanyi masuk tim B dan merusak suasana. Setelah beberapa lama sebelum lagu selesai tim B. Keluar panggung dengan gaya sombong.
Dua menit sebelum lagu selesai anak2 tim A. Lalu melipat kainnya dengan penuh kasih sayang dan meletakannya di depannya. (koreografinya diatur)
........... : ( berdiri ) “ Hei, teman - teman kita main yuk. ( Z )
Semua : apa ?!!Maaain …, ( tengok kiri tengok kanan ) oke …!
Semua berdiri dan menuju ketempat bermainnya. Masing – masing.
Ada yang bermain ular naga panjang ( Ikhwan )
Ada yang bermain sepeda ( Sepeda kecil ) ( Ikhwan )
Ada yang bermain tak tik bum wer. ( Akhwat )
Ada yang main Tiplek ( engkle ) ( akhwat )
( Riuh suara bebas anak – anak bermain )
Ketika sedang asik bermain terdengarlah suara Adzan Zuhur.
...................... : Alhamdulillah sudah Adzan, kita sholat dzuhur dulu yuk…!!! (A)
...................... : Nanti kita maen lagi ya setelah sholat…!!! (S)
....................... : iya, Insya Allah. yuk kita ambil kain sarung kita, masing – masing kita langsung menuju masjid. (A)
Semua Akhwat : Oke, lets go …
( berjalan mengambil kain sarung dan keluar panggung )
( yang bermain sepeda sama, ular naga panjang sedang Asyik bermain )
…………….. : Ikhwaaaannn ….!!!! Udah adzan…..!!! mainnya stop dulu. Kita ke mesjid sholat …(Z)
Semua ikhwan : Apa… Adzan …??? Oooo …iya … ayo kita sholat … !
(Semua orang yang ada di atas panggung keluar panggung dengan membawa kain sarungnya)
Babak II :
MUSIK TRANSISI : LAGU ROCK
...................... : (Datang sambil membawa kain sarung yang diterbangin seperti supermen).Ha … ha … ha … ha …, penonton …udah pada tau kan anak – anak kampung sebelah. Masa, sarung kaya gini aja mesti harus di rawat. Buat apaan …? Emang nya bayi di rawat. (M)
.........,..........,......... : (datang sambil memainkan sarungnya seperti balap sarung).
.......... : Zak, ngomong - ngomong ente punya sarung berapa banyak ? (H)
.......... : Wah, ane sih banyak, ada 10 lebih di rumah, ya maklum lah ane kan anak orang kaya…(Zq)
........... : Huuu … Sombong ente, neh ane dong Iyan. Semua orang kampung tau siape ane. ( I )
.......... :Sebentar …sebentar, maksud ente sarung ente lebih banyak dari Zaki ? (H)
.......... : Wah,pastinya ente lebih kaya dari ane dong? (Zq)
.......... : Saruuung ? Oraang kaya …? Ya … kaga !!! (I)
.......... + .........: hu … hu … gayanya doang belagu padahal kere…(sambil menunjukkan jempol kebawah) (Zq+I)
................... : Woy coy lagi pada ngapain loh..??? (M)
............. : lagi maen balap sarung dong (sambil tertawa) (H)
.................. : nah gitu dong..!!! jangan kaya anak kampung sebelah..!!!sarung doang disayang-sayang (lalu meneruskan mainnya seperti supermen) (M)
.................. : ( Datang Seperti Ninja ) Woi Penonton … seru juga yeh maen ninja – ninja an. Kira – kira kalau ane pakai kaen sarung seperti ini keliatan gantengnya ngga ? (Iz)
...........+ ...........+ ...................... : ( tertawa ) (H+Z+M)
.................. : Yaa, bagaimana bisa kelihatan … orang mukanya ditutup kain sarung …(H)
................... : Iya …, woi coy buka dulu tuh penutupnya… (Zq)
............. : ( memutar – mutar kain sarung yang berbentuk pecut, berputar keliling panggung, dan menuju ke Izhar ) (F)
................ : Wah, kebetulan nih kita maen pecut – pecutan yuk …(F)
................ : Ayo … ( membuat pecutan ) (Iz)
................ main sabet – sabetan sarung lalu rebutan sarung sama ayas sampai robek, lalu mencampakan sarungnya (Ft).
............. : ini sarung ane..!!! (Ft)
............. : Pinjem…sebentar doang….(terjadi tarik menarik, breeek…sarungnya sobek ) (Ay)
............. : tuh kan sobek…biarin dah sarung jelek ini…(sambil meneruskan mainnya) (Ft)
................... : hei boy….ente semua MANTAAAP … pokoknya kita jangan kaya anak kampung sebelah, dia tuh semuanya LEBAAAAY….cuma sarung doang aja disayang – sayang. udah yo kita main lagi (M)
................: Eh tunggu…Kak fatur kemana ya..? ko ngga keliatan....(H)
Lalu tiba2 fatur datang dengan muka lesu...
................ : Nah tuh dia fatur…kemana aja si tur.. (Iz)
................ : aku tadi habis solat dirumah... (Fr)
............... : Ooohh...ya udah..!!! kita main lagi yuk....(Iz)
Semua anak ( kecuali Fr............................... ) : Ayo !!!.(satu persatu keluar panggung)
...................: Seandainya saja aku punya sarung banyak seperti mereka, pasti aku tidak akan sholat di rumah. Aku ingin sholat berjamaah ke masjid, tapi aku mesti bergantian kain sarung dengan ibu ku ..., Ya Allah kenapa teman-temanku tadi justru tidak menghargai kain sarung? Padahal masih banyak orang yang membutuhkannya ? ...
( Fr....................... keluar panggung dengan lesu )
Babak III:
Setelah kelompok B. keluar lalu masuk kelompok A. dengan tertib sambil ada yang melipatkan sarung dilehernya, ada yang menggendong sarungnya, dan ada juga yang masih memakai sarung dengan benar.
MUSIK TRANSISI : SI PATOKA AN
.................. : anak – anak yang tadi nggangguin kita ko ngga solat ya….kemana ya dia..??? (Z)
.................. : iya tuh anak2 bandel…lagi main kali….!!! (S)
.................. : Mending kita nyanyi aja yuk….(Fm)
.................. : Nyanyi apaan nih…??? (N)
.................. : O .. iya…aku tau… nyanyi lagu yang itu aja….(Z)
.................. : Hei … teman … cepetan kita akan bernyanyi bersama …(S)
Tim A
Hai teman – teman ayo kita belajar….
Saling menghargai dan saling mengerti
Hai teman – teman cobalah dicermati
Walau ini hanya sebuah benda mati
Lipat kanan lipat kiri
Gosok kanan gosok kiri
Agar bersih dan rapih…
Lipat kanan lipat kiri
Gosok kanan gosok kiri
Masukan saja kedalam lemari.
setelah selesai bernyanyi tiba2 anak – anak tim B. datang
................: eh kelompok aneh !!! sarung kaya begitu aja pake disayang - sayang..!!! mending kaya kita nih buat main apa aja bisa ( sambil berlalu dan bergabung dengan yang lainnya) (Iz)
...............: Kamu ngga tau ya..??? sarung ini banyak sekali manfaatnya, bisa untuk solat, bisa untuk dipakai kalau dingin, dan lain – lain. (Z)
Kelompok B bernyanyi : ( sambil beraktifitas memainkan sarung, diakhir nyanyi mereka semua kecelakaan dengan sarungnya )
Tim B
Hai teman – teman janganlah didengerin
Sarung gini aja ngga usah dipikirin
Hai teman – teman mendingan dilemparin
Ngga perlu dirawat mendingan dicuekin…..
Pecut kanan pecut kiri
Tarik kanan tarik kiri
Sampe sobek kita ngga perduli
Kelompok A ( tampak lesu dan berekspresi seperti berbicara )
Kelompok B : berekspresi kesakitan
Tiba2 Fr...................baru datang dengan muka memelas dan ingin ikut bergabung untuk bermain…
.................. : Kak Fatuuur, lama banget sih datang nya … kata nya mau main bersama kita …(A)
................... : tadi aku habis solat dirumah sama adik dan kakakku……(Fr)
................... : solat ko lama banget sih kak …!!! (Sr)
....................: iya…soalnya aku punya sarung Cuma satu...maka itu aku harus gantian solatnya…jadinya lama…(Fr)
Kelompok A : Oooooh….gituuuu….
................... : Tuh liat…mending sarung kalian, kamu kasihkan ke temanmu yang ngga punya sarung, itu lebih bermanfaat daripada kamu sia2kan sarung itu …(Z)
.................... : iiiiyaaa… , tuh coba kamu rasakan sendirikan akibatnya…? (A)
.................... : ( Gaya Ustadz ) … Ehm … ehm ..Nah, teman – teman ku yang baik coba ingatlah pesan nabi kita. Sebaik – baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain … betul tidaaak? (U)
Kel. A + B : Betuulll. ( iiiih umar kaya Aa Dodo aja eh salah Aa gym …)
..................: ( sambil berdiri ) iya deh teman – teman kami minta maaf…kamu bener juga..mending aku kasihkan aja sarungku….nih (sambil memberikan sarungnya kepada fatur) (M)
..................: iya nih aku juga….buat solat adik kamu…!! (Z)
...................: trus kamu gimana nanti solatnya..??? (Fr)
.................. : aku masih punya satu dirumah..!!!! (M)
................. : iya aku juga masih punya banyak dirumah…aku ikhlas kok. (Zq)
................. : alhamdulilah…aku jadi bisa solat dengan tenang….(Fr)
(M).................. dkk : aku minta maaf ya kemarin aku sama kawan – kawan udah nggangguin kamu…( sambil berjabat tangan )
Lalu pada saat sedang bermaaf maafan salah seorang dari tim A. bicara
.................... : mending kita nyanyi aja yuk….(Fm)
Kel A + B : Oke …!
……..Sekian……..
Ilustrasi :
Icon : kain Sarung
Seragam : Pakaian tidur ( Piyama )
Tema : Sarungku sayang sarung ku malang
Akhlak : Peduli dan rapi
Tim A. : sekelompok anak yang mengerti atas manfaat sarung dan merawatnya
Tim B. : Anak – anak yang menggunakan sarung asal-asalan dan memakai saat butuh saja
Babak I :
( kerai panggung dibuka )
Anak2 tim A sudah berada di atas panggung dan tertutup dengan sarung. Lalu bernyanyi dengan riang
KAIN SARUNG
Ada sebuah cerita
Tentang sebuah benda
Dimiliki banyak orang
Dari kecil hingga manula
Orang miskin sampai kaya
Laki-laki dan wanita
Sampai di seluruh dunia
benda apa namanya?
Kain sarung berwarna – warni
Selalu bermanfaat sampai kini 2X
Coba lihatlah kain sarung ini
Sederhana tapi banyak manfaat 2X
, pada saat bernyanyi masuk tim B dan merusak suasana. Setelah beberapa lama sebelum lagu selesai tim B. Keluar panggung dengan gaya sombong.
Dua menit sebelum lagu selesai anak2 tim A. Lalu melipat kainnya dengan penuh kasih sayang dan meletakannya di depannya. (koreografinya diatur)
........... : ( berdiri ) “ Hei, teman - teman kita main yuk. ( Z )
Semua : apa ?!!Maaain …, ( tengok kiri tengok kanan ) oke …!
Semua berdiri dan menuju ketempat bermainnya. Masing – masing.
Ada yang bermain ular naga panjang ( Ikhwan )
Ada yang bermain sepeda ( Sepeda kecil ) ( Ikhwan )
Ada yang bermain tak tik bum wer. ( Akhwat )
Ada yang main Tiplek ( engkle ) ( akhwat )
( Riuh suara bebas anak – anak bermain )
Ketika sedang asik bermain terdengarlah suara Adzan Zuhur.
...................... : Alhamdulillah sudah Adzan, kita sholat dzuhur dulu yuk…!!! (A)
...................... : Nanti kita maen lagi ya setelah sholat…!!! (S)
....................... : iya, Insya Allah. yuk kita ambil kain sarung kita, masing – masing kita langsung menuju masjid. (A)
Semua Akhwat : Oke, lets go …
( berjalan mengambil kain sarung dan keluar panggung )
( yang bermain sepeda sama, ular naga panjang sedang Asyik bermain )
…………….. : Ikhwaaaannn ….!!!! Udah adzan…..!!! mainnya stop dulu. Kita ke mesjid sholat …(Z)
Semua ikhwan : Apa… Adzan …??? Oooo …iya … ayo kita sholat … !
(Semua orang yang ada di atas panggung keluar panggung dengan membawa kain sarungnya)
Babak II :
MUSIK TRANSISI : LAGU ROCK
...................... : (Datang sambil membawa kain sarung yang diterbangin seperti supermen).Ha … ha … ha … ha …, penonton …udah pada tau kan anak – anak kampung sebelah. Masa, sarung kaya gini aja mesti harus di rawat. Buat apaan …? Emang nya bayi di rawat. (M)
.........,..........,......... : (datang sambil memainkan sarungnya seperti balap sarung).
.......... : Zak, ngomong - ngomong ente punya sarung berapa banyak ? (H)
.......... : Wah, ane sih banyak, ada 10 lebih di rumah, ya maklum lah ane kan anak orang kaya…(Zq)
........... : Huuu … Sombong ente, neh ane dong Iyan. Semua orang kampung tau siape ane. ( I )
.......... :Sebentar …sebentar, maksud ente sarung ente lebih banyak dari Zaki ? (H)
.......... : Wah,pastinya ente lebih kaya dari ane dong? (Zq)
.......... : Saruuung ? Oraang kaya …? Ya … kaga !!! (I)
.......... + .........: hu … hu … gayanya doang belagu padahal kere…(sambil menunjukkan jempol kebawah) (Zq+I)
................... : Woy coy lagi pada ngapain loh..??? (M)
............. : lagi maen balap sarung dong (sambil tertawa) (H)
.................. : nah gitu dong..!!! jangan kaya anak kampung sebelah..!!!sarung doang disayang-sayang (lalu meneruskan mainnya seperti supermen) (M)
.................. : ( Datang Seperti Ninja ) Woi Penonton … seru juga yeh maen ninja – ninja an. Kira – kira kalau ane pakai kaen sarung seperti ini keliatan gantengnya ngga ? (Iz)
...........+ ...........+ ...................... : ( tertawa ) (H+Z+M)
.................. : Yaa, bagaimana bisa kelihatan … orang mukanya ditutup kain sarung …(H)
................... : Iya …, woi coy buka dulu tuh penutupnya… (Zq)
............. : ( memutar – mutar kain sarung yang berbentuk pecut, berputar keliling panggung, dan menuju ke Izhar ) (F)
................ : Wah, kebetulan nih kita maen pecut – pecutan yuk …(F)
................ : Ayo … ( membuat pecutan ) (Iz)
................ main sabet – sabetan sarung lalu rebutan sarung sama ayas sampai robek, lalu mencampakan sarungnya (Ft).
............. : ini sarung ane..!!! (Ft)
............. : Pinjem…sebentar doang….(terjadi tarik menarik, breeek…sarungnya sobek ) (Ay)
............. : tuh kan sobek…biarin dah sarung jelek ini…(sambil meneruskan mainnya) (Ft)
................... : hei boy….ente semua MANTAAAP … pokoknya kita jangan kaya anak kampung sebelah, dia tuh semuanya LEBAAAAY….cuma sarung doang aja disayang – sayang. udah yo kita main lagi (M)
................: Eh tunggu…Kak fatur kemana ya..? ko ngga keliatan....(H)
Lalu tiba2 fatur datang dengan muka lesu...
................ : Nah tuh dia fatur…kemana aja si tur.. (Iz)
................ : aku tadi habis solat dirumah... (Fr)
............... : Ooohh...ya udah..!!! kita main lagi yuk....(Iz)
Semua anak ( kecuali Fr............................... ) : Ayo !!!.(satu persatu keluar panggung)
...................: Seandainya saja aku punya sarung banyak seperti mereka, pasti aku tidak akan sholat di rumah. Aku ingin sholat berjamaah ke masjid, tapi aku mesti bergantian kain sarung dengan ibu ku ..., Ya Allah kenapa teman-temanku tadi justru tidak menghargai kain sarung? Padahal masih banyak orang yang membutuhkannya ? ...
( Fr....................... keluar panggung dengan lesu )
Babak III:
Setelah kelompok B. keluar lalu masuk kelompok A. dengan tertib sambil ada yang melipatkan sarung dilehernya, ada yang menggendong sarungnya, dan ada juga yang masih memakai sarung dengan benar.
MUSIK TRANSISI : SI PATOKA AN
.................. : anak – anak yang tadi nggangguin kita ko ngga solat ya….kemana ya dia..??? (Z)
.................. : iya tuh anak2 bandel…lagi main kali….!!! (S)
.................. : Mending kita nyanyi aja yuk….(Fm)
.................. : Nyanyi apaan nih…??? (N)
.................. : O .. iya…aku tau… nyanyi lagu yang itu aja….(Z)
.................. : Hei … teman … cepetan kita akan bernyanyi bersama …(S)
Tim A
Hai teman – teman ayo kita belajar….
Saling menghargai dan saling mengerti
Hai teman – teman cobalah dicermati
Walau ini hanya sebuah benda mati
Lipat kanan lipat kiri
Gosok kanan gosok kiri
Agar bersih dan rapih…
Lipat kanan lipat kiri
Gosok kanan gosok kiri
Masukan saja kedalam lemari.
setelah selesai bernyanyi tiba2 anak – anak tim B. datang
................: eh kelompok aneh !!! sarung kaya begitu aja pake disayang - sayang..!!! mending kaya kita nih buat main apa aja bisa ( sambil berlalu dan bergabung dengan yang lainnya) (Iz)
...............: Kamu ngga tau ya..??? sarung ini banyak sekali manfaatnya, bisa untuk solat, bisa untuk dipakai kalau dingin, dan lain – lain. (Z)
Kelompok B bernyanyi : ( sambil beraktifitas memainkan sarung, diakhir nyanyi mereka semua kecelakaan dengan sarungnya )
Tim B
Hai teman – teman janganlah didengerin
Sarung gini aja ngga usah dipikirin
Hai teman – teman mendingan dilemparin
Ngga perlu dirawat mendingan dicuekin…..
Pecut kanan pecut kiri
Tarik kanan tarik kiri
Sampe sobek kita ngga perduli
Kelompok A ( tampak lesu dan berekspresi seperti berbicara )
Kelompok B : berekspresi kesakitan
Tiba2 Fr...................baru datang dengan muka memelas dan ingin ikut bergabung untuk bermain…
.................. : Kak Fatuuur, lama banget sih datang nya … kata nya mau main bersama kita …(A)
................... : tadi aku habis solat dirumah sama adik dan kakakku……(Fr)
................... : solat ko lama banget sih kak …!!! (Sr)
....................: iya…soalnya aku punya sarung Cuma satu...maka itu aku harus gantian solatnya…jadinya lama…(Fr)
Kelompok A : Oooooh….gituuuu….
................... : Tuh liat…mending sarung kalian, kamu kasihkan ke temanmu yang ngga punya sarung, itu lebih bermanfaat daripada kamu sia2kan sarung itu …(Z)
.................... : iiiiyaaa… , tuh coba kamu rasakan sendirikan akibatnya…? (A)
.................... : ( Gaya Ustadz ) … Ehm … ehm ..Nah, teman – teman ku yang baik coba ingatlah pesan nabi kita. Sebaik – baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain … betul tidaaak? (U)
Kel. A + B : Betuulll. ( iiiih umar kaya Aa Dodo aja eh salah Aa gym …)
..................: ( sambil berdiri ) iya deh teman – teman kami minta maaf…kamu bener juga..mending aku kasihkan aja sarungku….nih (sambil memberikan sarungnya kepada fatur) (M)
..................: iya nih aku juga….buat solat adik kamu…!! (Z)
...................: trus kamu gimana nanti solatnya..??? (Fr)
.................. : aku masih punya satu dirumah..!!!! (M)
................. : iya aku juga masih punya banyak dirumah…aku ikhlas kok. (Zq)
................. : alhamdulilah…aku jadi bisa solat dengan tenang….(Fr)
(M).................. dkk : aku minta maaf ya kemarin aku sama kawan – kawan udah nggangguin kamu…( sambil berjabat tangan )
Lalu pada saat sedang bermaaf maafan salah seorang dari tim A. bicara
.................... : mending kita nyanyi aja yuk….(Fm)
Kel A + B : Oke …!
……..Sekian……..
Narasi Thawaf
Narasi THAWAF
Planet pun Thawaf.
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Di saat Matahari menjadi pusat perputaran benda-benda Angkasa
Disaat benda-benda angkasa berputar tepat pada posisinya
Disaat benda-benda angkasa berputar tanpa kekecewaan diantara mereka
Disaat mereka berputar tanpa mengenal lelah.. Subhanallah...
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Merkurius, Venus, Bumi berputar mengelilingi matahari
Luna, Mars, Jupiter berputar tanpa rasa letih dan iri
Saturnus, Uranus Neptunus berputar dengan sepenuh hati
Pluto, Nibiru, dan seluruh benda angkasa berputar dan terus berputar. Subhanallah...
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Planet bergerak .. kita pun bergerak
Planet bersujud... kita pun bersujud
Planet tunduk pada Allah... kita pun tunduk pada Allah.
Planet melakukan thawaf... kita pun melakukan thawaf. Subhanallah...
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Kapan planet berhenti berputar?
Apa yang terjadi jika mereka berhenti berputar?
Bagaimana jika semua berhenti berputar?
Semua makhluk Allah berhenti berputar, bagaimana rasanya?...Astaghfirullah..
Semua Makhluk Allah berhenti Thawaf…apa yang terjadi ?
Merkurius, Venus, Bumi berhenti berputar
Luna, Mars, Jupiter diam tanpa getar
Saturnus, Uranus, Neptunus tak lagi bergerak di garis edar
Pluto, Nibiru, dan seluruh benda angkasa berhenti dan terus berhenti....Astaghfirullah
Semua Makhluk Allah berhenti Thawaf…apa yang terjadi ?
Teruslah bergerak dan berputar anak-anak bintang
Berusaha dan terus berdo’a untuk meraih syurga
Saatnya di masa belia menjadi gemilang
Bergerak dan berputar maksimalkan jiwa raga
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Laba-laba pun Thawaf
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Laba-laba semangat sekali bekerja
Bekerja membuat tempat tinggalnya
Gesit sekali laba-laba bekerja
Membuat jaring untuk hidupnya
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Berputar dan terus berputar
Merajut jaring dengan berputar
Campuran air dan protein keluar dari kelenjar
Membuat jaring yang kuat dengan berputar
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Laba-laba sabar dan gigih
Membuat jaring tanpa bersedih
Berputar tak kenal letih
Membangun rumah dengan rapih
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Kapan laba-laba berhenti berputar?
Apa yang terjadi jika berhenti berputar?
Bagaimana jika semua berhenti berputar?
Semua makhluk Allah berhenti berputar, bagaimana rasanya?...Astaghfirullah..
Semua Makhluk Allah berhenti Thawaf…apa yang terjadi ?
Semangat bekerja menjadi hilang
Semangat belajar tak berkobar
Tidak ada lagi anak-anak pintar
Harapan hidup mati terkapar.
Semua Makhluk Allah berhenti Thawaf…apa yang terjadi ?
Teruslah belajar dan bersabar anak-anak Matahari
Semangat dan gigih untuk meraih mimpi
Saatnya sukses sejak dini
Bergerak dan berputar kembangkan potensi diri
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Waktu pun Thawaf
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Malam berganti pagi. Pagi berganti siang
Siang berganti sore. Sore berganti Malam
Waktu terus berganti, waktu terus berputar
Semuanya Allah yang mengendalikan
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Bumi berputar pada porosnya
Bulan berputar mengelilingi bumi
Bumi berputar mengelilingi matahari
Setiap bagian bumi terkena sinar matahari
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Pagi dan siang ada karena sinar matahari
Sore dan Malam ada karena jauh dari sinar matahari
Adakalanya pagi dan siang
Adakalanya sore dan malam
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Kapan bumi berhenti berputar?
Apa yang terjadi jika berhenti berputar?
Bagaimana jika semua berhenti berputar?
Semua makhluk Allah berhenti berputar, bagaimana rasanya?...Astaghfirullah
Semua Makhluk Allah berhenti Thawaf…apa yang terjadi ?
Bumi berhenti, terjadi siang selamanya
Bumi berhenti, terjadi malam selamanya
Siang dan malam tidak terbagi
Karena bumi berhenti
Semua Makhluk Allah berhenti Thawaf…apa yang terjadi ?
Berputarlah terus anak-anak fitrah
Nikmati siang dan malam dengan penuh berkah
Jauhkan kata menyerah
Berputar terus tuk dapatkan anugerah
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Planet pun Thawaf.
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Di saat Matahari menjadi pusat perputaran benda-benda Angkasa
Disaat benda-benda angkasa berputar tepat pada posisinya
Disaat benda-benda angkasa berputar tanpa kekecewaan diantara mereka
Disaat mereka berputar tanpa mengenal lelah.. Subhanallah...
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Merkurius, Venus, Bumi berputar mengelilingi matahari
Luna, Mars, Jupiter berputar tanpa rasa letih dan iri
Saturnus, Uranus Neptunus berputar dengan sepenuh hati
Pluto, Nibiru, dan seluruh benda angkasa berputar dan terus berputar. Subhanallah...
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Planet bergerak .. kita pun bergerak
Planet bersujud... kita pun bersujud
Planet tunduk pada Allah... kita pun tunduk pada Allah.
Planet melakukan thawaf... kita pun melakukan thawaf. Subhanallah...
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Kapan planet berhenti berputar?
Apa yang terjadi jika mereka berhenti berputar?
Bagaimana jika semua berhenti berputar?
Semua makhluk Allah berhenti berputar, bagaimana rasanya?...Astaghfirullah..
Semua Makhluk Allah berhenti Thawaf…apa yang terjadi ?
Merkurius, Venus, Bumi berhenti berputar
Luna, Mars, Jupiter diam tanpa getar
Saturnus, Uranus, Neptunus tak lagi bergerak di garis edar
Pluto, Nibiru, dan seluruh benda angkasa berhenti dan terus berhenti....Astaghfirullah
Semua Makhluk Allah berhenti Thawaf…apa yang terjadi ?
Teruslah bergerak dan berputar anak-anak bintang
Berusaha dan terus berdo’a untuk meraih syurga
Saatnya di masa belia menjadi gemilang
Bergerak dan berputar maksimalkan jiwa raga
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Laba-laba pun Thawaf
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Laba-laba semangat sekali bekerja
Bekerja membuat tempat tinggalnya
Gesit sekali laba-laba bekerja
Membuat jaring untuk hidupnya
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Berputar dan terus berputar
Merajut jaring dengan berputar
Campuran air dan protein keluar dari kelenjar
Membuat jaring yang kuat dengan berputar
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Laba-laba sabar dan gigih
Membuat jaring tanpa bersedih
Berputar tak kenal letih
Membangun rumah dengan rapih
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Kapan laba-laba berhenti berputar?
Apa yang terjadi jika berhenti berputar?
Bagaimana jika semua berhenti berputar?
Semua makhluk Allah berhenti berputar, bagaimana rasanya?...Astaghfirullah..
Semua Makhluk Allah berhenti Thawaf…apa yang terjadi ?
Semangat bekerja menjadi hilang
Semangat belajar tak berkobar
Tidak ada lagi anak-anak pintar
Harapan hidup mati terkapar.
Semua Makhluk Allah berhenti Thawaf…apa yang terjadi ?
Teruslah belajar dan bersabar anak-anak Matahari
Semangat dan gigih untuk meraih mimpi
Saatnya sukses sejak dini
Bergerak dan berputar kembangkan potensi diri
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Waktu pun Thawaf
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Malam berganti pagi. Pagi berganti siang
Siang berganti sore. Sore berganti Malam
Waktu terus berganti, waktu terus berputar
Semuanya Allah yang mengendalikan
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Bumi berputar pada porosnya
Bulan berputar mengelilingi bumi
Bumi berputar mengelilingi matahari
Setiap bagian bumi terkena sinar matahari
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Pagi dan siang ada karena sinar matahari
Sore dan Malam ada karena jauh dari sinar matahari
Adakalanya pagi dan siang
Adakalanya sore dan malam
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Kapan bumi berhenti berputar?
Apa yang terjadi jika berhenti berputar?
Bagaimana jika semua berhenti berputar?
Semua makhluk Allah berhenti berputar, bagaimana rasanya?...Astaghfirullah
Semua Makhluk Allah berhenti Thawaf…apa yang terjadi ?
Bumi berhenti, terjadi siang selamanya
Bumi berhenti, terjadi malam selamanya
Siang dan malam tidak terbagi
Karena bumi berhenti
Semua Makhluk Allah berhenti Thawaf…apa yang terjadi ?
Berputarlah terus anak-anak fitrah
Nikmati siang dan malam dengan penuh berkah
Jauhkan kata menyerah
Berputar terus tuk dapatkan anugerah
Semua Makhluk Allah melakukan Thawaf… Allahu Akbar !!!
Siapakah aku ?
Siapakah Aku ? ( Mengenal Diri )
Oleh : Kak Dodo
1. Kenapa Aku di ciptakan ?
Q.S Adzariyat : 56
Beribadah (worship) kepada ALLAH diartikan menyembah (shalat) kepada ALLAH, berpuasa, naik haji, berbuat kebaika, dll. Kalau sudah menjalankan rukun islam ini(ritual), maka mereka sudah merasa beragama dengan benar.
Sesungguhnya bukanlah demikian menurut ALLAH. Penjelasan seperti diatas itu belumlah sempurna, sehingga hasilnya pun juga tidak sempurna. Beribadah kepada ALLAH bukanlah menyembah ALLAH saja, bukan menjalankan rukun islam yang lima saja, dan berbuat kebajikan saja, tetapi maknanya jauh dari itu.
Kalau diartikan seperti diatas ini,maka kita lihat hasilnya adalah masarakat yang tidak produktif.
“Beribadah kepada ALLAH SWT artinya mengabdi atau bekerja untuk ALLAH dengan sungguh2”
2. Kenapa Allah ciptakan manusia berbeda-beda ?
Ilustrasi makalah yang sedang di baca ini. Kenapa kita bisa membacanya? Apa yang didapat jika isi makalah ini terdiri dari huruf aaaaaaaaaaaaaa atau bbbbbbbbbbbb, apakah mengerti ? Lalu jika di dalam makalah ini ada kombinasi huruf A – Z yang mempunyai makna di setiap katanya apakah kita mengerti ?
So, Kenapa Allah menciptakan manusia berbeda-beda ?
3. Apa tugas kita di dunia ?
Memakmurkan Dunia
“Dialah yang telah menciptakan kamu dari bumi (tanah), dan menjadikan kamu pemakmurnya. (QS.11:61).
Perintah ALLAH kepada Nabi Adam, Nabi Musa, dan Muhammad saw adalah sama yaitu manusia yang diciptakan oleh ALLAH ini harus bekerja keras,sungguh - sungguh untuk memakmurkan bumi, artinya memakmurkan keluarga,masarakat dan umat.
So, Caranya ?
“ALLAH akan meninggikan orang orang yang beriman di antara mu dan orang orang yang menuntut ilmu pengetahuan (belajar) beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.(QS.58:11)
. Menjadi Khalifah ?
"Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi". (QS.35:39.)
"Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah dimuka bumi ini"QS.2:30
Oleh : Kak Dodo
1. Kenapa Aku di ciptakan ?
Q.S Adzariyat : 56
Beribadah (worship) kepada ALLAH diartikan menyembah (shalat) kepada ALLAH, berpuasa, naik haji, berbuat kebaika, dll. Kalau sudah menjalankan rukun islam ini(ritual), maka mereka sudah merasa beragama dengan benar.
Sesungguhnya bukanlah demikian menurut ALLAH. Penjelasan seperti diatas itu belumlah sempurna, sehingga hasilnya pun juga tidak sempurna. Beribadah kepada ALLAH bukanlah menyembah ALLAH saja, bukan menjalankan rukun islam yang lima saja, dan berbuat kebajikan saja, tetapi maknanya jauh dari itu.
Kalau diartikan seperti diatas ini,maka kita lihat hasilnya adalah masarakat yang tidak produktif.
“Beribadah kepada ALLAH SWT artinya mengabdi atau bekerja untuk ALLAH dengan sungguh2”
2. Kenapa Allah ciptakan manusia berbeda-beda ?
Ilustrasi makalah yang sedang di baca ini. Kenapa kita bisa membacanya? Apa yang didapat jika isi makalah ini terdiri dari huruf aaaaaaaaaaaaaa atau bbbbbbbbbbbb, apakah mengerti ? Lalu jika di dalam makalah ini ada kombinasi huruf A – Z yang mempunyai makna di setiap katanya apakah kita mengerti ?
So, Kenapa Allah menciptakan manusia berbeda-beda ?
3. Apa tugas kita di dunia ?
Memakmurkan Dunia
“Dialah yang telah menciptakan kamu dari bumi (tanah), dan menjadikan kamu pemakmurnya. (QS.11:61).
Perintah ALLAH kepada Nabi Adam, Nabi Musa, dan Muhammad saw adalah sama yaitu manusia yang diciptakan oleh ALLAH ini harus bekerja keras,sungguh - sungguh untuk memakmurkan bumi, artinya memakmurkan keluarga,masarakat dan umat.
So, Caranya ?
“ALLAH akan meninggikan orang orang yang beriman di antara mu dan orang orang yang menuntut ilmu pengetahuan (belajar) beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.(QS.58:11)
. Menjadi Khalifah ?
"Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi". (QS.35:39.)
"Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah dimuka bumi ini"QS.2:30
Biodata Kak Dodo
Biodata
Nama : M. Ilham Sembodo
Panggilan : Kak Dodo
Status : Beristri
Anak : Sedang proses ( Do’ain ya )
Pekerjaan : - Kepala Sekolah komunitas Kebon Maen Cilangkap depok
- Dosen PGTKI Ar Risalah Ps Rebo Jaktim
- Lembaga Pengembangan Sekolah Cahaya Siroh
Pengalaman Kerja : - Kepala Sekolah Pildacil Lativi
- Guru SD di beberapa sekolah
Performance : - Mendongeng di TVRI program “ Budi dan kerti”
- Motivator anak di lembaga motivasi Kids Chat
- Melatih teater anak dibeberapa sekolah
-Sharing pengalaman diberbagai sekolah tentang pendidikan anak
Karya : - Penulis Buku “ 27 Cara Menangani Emosi anak”
- 30 Dongeng matematika
Karya yang segera terbit : - Kumpulan Naskah teater “ Kisah Nabi & Sahabat “
Motto : Fun Fresh Friendly and Inovatif
Nama : M. Ilham Sembodo
Panggilan : Kak Dodo
Status : Beristri
Anak : Sedang proses ( Do’ain ya )
Pekerjaan : - Kepala Sekolah komunitas Kebon Maen Cilangkap depok
- Dosen PGTKI Ar Risalah Ps Rebo Jaktim
- Lembaga Pengembangan Sekolah Cahaya Siroh
Pengalaman Kerja : - Kepala Sekolah Pildacil Lativi
- Guru SD di beberapa sekolah
Performance : - Mendongeng di TVRI program “ Budi dan kerti”
- Motivator anak di lembaga motivasi Kids Chat
- Melatih teater anak dibeberapa sekolah
-Sharing pengalaman diberbagai sekolah tentang pendidikan anak
Karya : - Penulis Buku “ 27 Cara Menangani Emosi anak”
- 30 Dongeng matematika
Karya yang segera terbit : - Kumpulan Naskah teater “ Kisah Nabi & Sahabat “
Motto : Fun Fresh Friendly and Inovatif
Langganan:
Postingan (Atom)